Friday, November 5, 2010

waktu telah berjalan panjang

Tak terasa waktu telah berjalan hampir delapan bulan sejak hubungan kita tak seerat dulu. Kita telah berjalan masing-masing. Aku membebat luka ini sendiri, merenung dalam hari-hariku seorang diri. Akan tetapi Bapa tidak pernah meninggalkan aku, Ia selalu menghapus air mataku. Di siang ataupun malam, aku merasakan kehadiranNya. Ia mengajarkan kepadaku akan arti sebuah kerelaan hati. Sebuah kebesaran hati yang harus dimiliki umatNya. Aku berusaha untuk berhenti melihat ke belakang, berhenti untuk mengingat segala kejadian silam yang menyayat. Karena aku tahu, tidak ada hal yang baik yang diperoleh dari hal tersebut. Akan tetapi aku tidak pernah berhenti untuk berharap. Berharap akan keadaan yang lebih baik. Menaruh harapan kepada Bapa, karena ku tahu Ia tak pernah mengecewakan aku. Aku tahu rancanganNya selalu yang terbaik untukku. Lebih dari apa yang aku bayangkan.

Tiap pagi kubuka mataku, yang kurasa adalah kerinduanku akan rasa damai. Aku tetap akan menyimpan kerinduan itu, menaruhnya dalam tiap mimpiku. Agar suatu saat nanti rasa damai itu akan kuperoleh.

Mungkin memang telah saatnya aku melihat lebih lagi ke depan. Menyongsong hari esok yang lebih cerah. Bermimpi lebih tinggi dan besar. Maaf jika aku akan menghapus kalian dari kehidupanku di masa depan. Tapi satu yang dapat kupastikan, kalian tidak akan pernah dapat kuhapus dari masa laluku.

(:

P.s : Much Love for you girls <3

No comments:

Post a Comment

Web Page Counter
Marked down products